Yogyakarta Tempo Doeloe dan Perkembangan sekarang ini

Yogyakarta dari dulu dikenal sebagai kota sejarah. Tak heran jika banyak peninggalan bersejarah baik peninggalan budaya maupun peninggalan tempo dulu seperti masa penjajahan. Hingga sekarang peninggalan itu masih terjaga kelestariannya. Ini tidak lepas dari kepedulian semua lapisan masyarakat Yogyakarta. Selengkapnya »

Ketika Hujan Abu Gunung Kelud Menyelimuti Yogyakarta

Peristiwa Yang terjadi pada tanggal 14 Febuari 2014 sungguh tidak diduga warga Yogyakarta ketika terjadi Hujan abu letusan Gunung Kelud menyelimuti kota Yogyakarta. Selengkapnya »

Info kuliner di Kota Yogyakarta

Berada di Yogyakarta, tak ada salahnya sekalian wisata kuliner khas kota ini. Aneka cita rasa akan ditawarkan dan yang pasti membuat siapapun akan ketagihan mencicipi lagi. Soal makan dan oleh saat berwisata ke Yogya, tidak usah bingung. Selengkapnya »

 

Angkringan Kaki Lima Khas Jogja

Jika Anda sempat tinggal di Jogja atau hanya singgah sementara Anda mungkin sudah tidak asing dengan yang namanya Angkringan. Sebagian mahasiswa menyebut angkringan sebagai Warung Koboi. Angkringan, seperti yang dilihat di gambar samping adalah tempat berjualan berbagai macam makanan yang banyak dijumpai di kota Jogja. Bahkan ada yang sengaja membikin komunitas angkringan.

Makanan yang dijual cukup beragam, ada nasi kucing, aneka gorengan, sate, teh yang khas wasgitel, wedang jahe, kopi dan makanan khas malam lainnya membuat suasana malam bertambah hangat. Walau umumnya angkringan beroperasi di sore sampai dini hari walau tidak sedikit juga yang bisa dijumpai di siang hari. Biasanya keberadaanya melayani karyawan kantor di lingkungan perkantoran atau pabrik bahkan swalayan yang jumlah karyawannya banyak.

Angkringan walau sering dicap sebagai warung kelas pinggiran tapi memiliki konsumen yang beragam mulai dari penduduk asli Jogja, sopir bus kota, tukang becak atau andong, pekerja, seniman, budayawan, juga tidak ketinggalan karyawan, mahasiswa dan dosen bahkan masyarakat kelas elit berbaur menjadi satu. Inilah khas angkringan.

Macam-macam perilaku konsumen yang dapat ditemui di angkringan. Ada yang hanya sekedar membeli dan kemudian membawanya pulang, ada yang makan sebentar terus pulang ada juga tipe ‘pelanggan setia” yaitu konsumen yang datang, makan, ngobrol, pergi, datang lagi, makan lagi dan ngobrol lagi.

Sambil ngobrol di angkringan, ada banyak tema yang biasa dibahas tapi biasanya selain membahas permasalahan pribadi konsumen tidak jarang juga membahas persoalan yang sedang ‘hot’ yang terjadi di sekitar baik itu sekitar wilayah operasi kerja mereka atau bahkan yang sedang  diberitakan di radio dan televisi. Keberadaannya tidak bisa dipisahkan masyarakat yang ada di Jogja karena fungsi dan kepentingan masing-masing. Dan angkringan bagian yang tidak terpisahkan oleh masyarakat Jogja. Ibarat kata tidak istimewa jika tidak menikmati angkringan Yogyakarta selain Malioboro. Apalagi jika di temani musik jalanan, acara menikmati angkringan jadi lebih spesial.

Dilihat dari segi ekonomi, usaha angkringan cukup menjanjikan. Keuntungan dari usaha angkringan ini bisa mencapai puluhan bahkan ratusan ribu perhari. Malah ada informasi ada sebuah angkringan yang omzetnya bisa mencapai  jutaan satu malam. Pedagang angkringan, cukup bermodalkan tenda dan gerobak dan sedikit peralatan masak seperti kompor dan teko untuk memanaskan air. Sedangkan untuk barang yang dijual lebih banyak mengandalkan barang dari pemasok kecuali gula dan jeruk nipis untuk bahan teh manis dan es jeruk, dua minuman yang paling laris di jual. Kadang mereka hanya berjualan saja angkringan dan peralatan beserta ada  pasokan dari pemodal.

Suasana jogja memang tak ada duanya dengan terutama suasama angringan, yang biasanya oleh masyarakat disebut “cafe 3 ceret” karena penyajiannya menggunakan 3 ceret sekaligus. Tak bisa dipungkiri lagi suasana angkringan memang membuat kita terbaawa oleh suasana yang kental dengan aroma Jogja.

Suasana Angkringan di beberapa sudut kota Jogja:

2 Responses to Angkringan Kaki Lima Khas Jogja

  1. [...] yang tak kenal dengan angkringan, sebutan untuk warung tenda khas Yogyakarta. Angkringan menjadi pilihan khas tersendiri untuk [...]

  2. [...] yang tak kenal dengan angkringan, sebutan untuk warung tenda khas Yogyakarta. Angkringan menjadi pilihan khas tersendiri untuk [...]

Leave a Reply