Yogyakarta Tempo Doeloe dan Perkembangan sekarang ini

Yogyakarta dari dulu dikenal sebagai kota sejarah. Tak heran jika banyak peninggalan bersejarah baik peninggalan budaya maupun peninggalan tempo dulu seperti masa penjajahan. Hingga sekarang peninggalan itu masih terjaga kelestariannya. Ini tidak lepas dari kepedulian semua lapisan masyarakat Yogyakarta. Selengkapnya »

Mengenal Museum Kereta Kraton Yogyakarta

Menengok Sejarah Kereta Kuda di Museum Kereta Keraton Yogyakarta. Selengkapnya »

Info kuliner di Kota Yogyakarta

Berada di Yogyakarta, tak ada salahnya sekalian wisata kuliner khas kota ini. Aneka cita rasa akan ditawarkan dan yang pasti membuat siapapun akan ketagihan mencicipi lagi. Soal makan dan oleh saat berwisata ke Yogya, tidak usah bingung. Selengkapnya »

 

Berpetualang di Desa Wisata (Ds Ledok Sambi) Kaliurang

Desa Wisata

Ingin merasakan suasana pedesaan yg asri dan alami sambil berpetualang di areal persawahan melalui sungai yg berbatuan. Coba telusuri desa wisata Pentingsari – Kali Pawon – Sawah Ndoyo – Susur Kali Kuning – Ledok Sambi.

Desa yg berjarak sekitar 15 km Yogyakarta dan kurang lebih 8 km sampai Taman Wisata Kaliurang. Dengan waktu tempuh hanya 30 menit dari pusat kota Jogja, kita tidak akan bosan menikmati pemandangan yg indah & menakjubkan di sepanjang jalan yg dilalui. Jangan lewatkan kesempatan ini. Jangan sampai mata berkedip apalagi sampai ketiduran. Bisa menyesal seumur hidup dech. Suasana dingin mulai terasa saat memasuki desa Pentingsari yang merupakan titik awal untuk melakukan ‘ritual jejak petualang’ sebelum menuju garis akhir di desa Ledoksari. Dari sini melalui perkampungan dengan penduduk yg ramah, sambil melihat kebun salak yg banyak di tanam di pekarangan rumah penduduk desa. Jangan harap di sini ketemu becak apalagi bajaj. Sehabis melewati perkampungan kita dihadapkan pada areal kebun penduduk yg banyak ditanami tanaman palawija seperti ketela, kancang panjang. Setelah itu sepanjang jalan setapak kita bisa melihat petani bercocok tanam di areal kebun mereka. Kemudian kita melalui areal persawahan yang banyak ditanami padi atau tanaman khas pegunungan seperi sawi, kol, wortel dll. Dari sini bisa melihat langsung gunung Merapi dengan jelas (asal cuaca cerah). Terasa sangat dekat, ya sekitar satu atau dua ratus kayuh naik becak dua atau tiga sungai terlampaui.
Melului sungai kecil dengan bebatuan yg dialiri air yg sangat jernih sungguh mengasyikan.  Dengan bebatuan besar kecil yg licin sebaiknya hati-hati bila melewatinya. Kurang lebih 2 jam akhirnya tak terasa sampai juga di tujuan akhir desa Ledoksambi. Walaupun perjalanan panjang sampai disini di jamin nggak capek dech. Bahkan kembali ke desa awalpun tidak akan bosan. Apalagi sudah menunggu makanan khas desa, yang masih anget dengan sambel pedas dan sayur yang baru dipetik dari kebun … hmmm.. benar2 nikmat… Segala macam fastfood ataupun junkfood sangat dilarang memasuki area ini … ahhh dijamin lupa pekerjaan kantor sesaaat …
Berminat berpetualang ala si bolang (alias bocah ilang) silahkan hubungi Arif 02742171999 atau email sales@pojokejogja.com

 Lokasi ds Ledok sambi di bawah kaki Gunung Merapi

 
 meniti di areal persawahan
 
menerjang di aliran sungai yang dipenuhi bebatuan
 
 
melewati perkampungan nan asri bebas polusi

 

Gunung Merapi sedang batuk …. Dilihat dari kota Yogya

Leave a Reply

Website is Protected by WordPress Protection from eDarpan.com.